KISAH PAHLAWN YANG TERLUPAKAN KAISAR AMBALEON
KISAH AMBALEON
ini adalah Kaisar Ambaleon: menentang penggabungan wilayah ngawi, hanya ngawi selatan lah yang menolak karena ingin berdiri teguh sendiri.
dan beliau adalah Rusdi wellington: pada tahun seribu delapan ratus mengerahkan seluruh pasukannya yang bernama prajurit putih, untuk meruntuhkan ngawi selatan.
dan beliau Siimut william: membantu Rusdi wellington untuk meruntuhkan ngawi dan memberikan kekuatan besar berupa prajurit hitam.
Kaisar Ambaleon tetap teguh mempertahankan wilayahnya namun sayangnya karna kesalahan startegi dan kalah jumlah, pasukan Ambaleon habis dibantai dan meninggalkan dirinya, alih-alih bunuh diri, Kaisar Ambaleon malah diasingkan di pulau misterius seumur hidupnya.
Setelah diasingkan ke pulau misterius, Ambaleon menemukan rahasia terbesar dari tempat itu: sumber Air sudekat, sebuah cairan yang dulu digunakan oleh Rusdi Wellington untuk menciptakan pasukan putih yang tak terkalahkan Namun, Ambaleon, dengan kebijaksanaannya, menemukan cara yang lebih kuat dan berbahaya untuk menggunakan cairan tersebut
Selama bertahun-tahun di pulau itu, Ambaleon menguasai seni
mengendalikan cairannya, hingga ia mampu memuncratkannya sebagai senjata yang mematikan. Setiap tetes cairan yang keluar dari tangan Ambaleon bisa melelehkan baja, membakar musuh, dan menciptakan kehancuran yang tak terbayangkan. Namun, kekuatan ini hanyalah awal dari rencana balas dendamnya.
Ambaleon kemudian menciptakan sebuah mesin pembunuh yang ia beri nama "Ambatron" Ambatron adalah senjata pamungkas, sebuah mesin raksasa yang digerakkan oleh kekuatan ngawi. Dengan tubuh yang terbuat dari logam khusus yang ditempa menggunakan cairan, Ambatron dapat memuncratkan cairan panas yang begitu mendidih sehingga bisa melelehkan apa pun yang disentuhnya, termasuk prajurit putih yang dulunya dianggap tak terkalahkan.
Tak hanya itu, Ambatron juga dilengkapi dengan "Laser Muanix3.0", sebuah sinar tajam yang dihasilkan dari konsentrasi cairan yang paling murni. Laser ini begitu menguras darah, mampu menembus perisai terkuat sekalipun, dan setiap musuh yang terkena akan meledak dalam sekejap, tidak menyisakan apa pun kecuali sisa-sisa yang menghitam
Ketika Ambaleon kembali dari puncaknya dengan kekuatan baru ini, Rusdi Wellington dan Siimut William tidak siap menghadapi bencana yang akan datang. Pasukan mereka yang sebelumnya tampak perkasa kini hancur berantakan di bawah serangan Ambatron.
Cairan panas yang disemburkan Ambatron membuat tanah bergetar, mengubah medan perang menjadi lautan api dan lelehan logam. Laser Muanix3.0 menembus langit, menciptakan kilatan cahaya yang mengerikan, meruntuhkan setiap barisan musuh yang mencoba melawan.
Dalam puncak pertempuran, Ambaleon, dengan tangan yang dipenuhi cairam, menduduki benteng terakhir Rusdi dan William. Mereka yang dulu merasa tak terkalahkan kini berhadapan langsung dengan kekuatan mereka sendiri tidak bisa tandingi. Ambaleon, dengan sekali ayunan tangan, mengeluarkan cairan ke arah mereka, melelehkan perisai dan senjata mereka seperti mentega di atas api
Rusdi dan William mencoba melarikan diri, namun tidak ada tempat yang aman dari Ambatron dan lasernya yang haus darah. Akhirnya, dalam ledakan besar yang menghancurkan benteng mereka, Ambaleon berdiri di atas puing-puing, sebagai satu-satunya pemenang.
Ngawi Selatan kembali berdiri teguh di bawah kepemimpinan Ambaleon, sementara musuh-musuhnya telah lenyap, menjadi legenda yang akan diceritakan dalam ketakutan selama berabad-abad.
Comments
Post a Comment